Walikota Mojokerto Sidak Pasar, Kenaikan Sembako Masih Wajar

Mojokerto  – Satu minggu pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium, Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto. Dari hasil sidak diketahui sejumlah harga kebutuhan pokok kenaikannya tak signifikan.
sidak pasar walikota mojokertoSatu per satu para pedagang dihampiri orang nomor satu di Kota Mojokerto ini. Walikota menanyakan harga sejumlah barang kebutuhan pokok yang dijual para pedagang seperti beras, sayur mayur maupun bumbu dapur pasca kenaikan harga BBM. Menurutnya, hasil sidak harga kebutuhan masih relatif stabil.

“Kenaikan tidak signifikan, harga telur justru turun, beras yang jenis menengah ke bawah naik sedikit. Harga cabe memang naik tapi bukan karena kenaikan harga BBM tapi karena musim panen cabe yang sudah tidak ada. Beras, stok di Bulog aman sampai  17 bulan kedepan,” ungkapnya, Rabu (26/11/2014).

Masih kata Walikota, operasi pasar saat ini di Kota Mojokerto dirasa belum perlu karena hasil sidak menunjukan jika harga sejumlah kebutuhan pokok masih stabil. Jika harga sudah tidak bisa dijangkau masyarakat, Walikota menambahkan, maka operasi pasar akan digelar Pemkot Mojokerto untuk menstabilkan harga.

Salah satu pedagang beras, Ahmad Fauzi mengatakan, beras jenis medium rata-rata naik Rp800 per kilogram. “Selain karena imbas kenaikan harga BBM, juga di daerah belum ada panen. Gabah naik Rp700 per kilogram, harga beras predium IR 64 dari Rp7.500 per kilogram menjadi Rp8.300 per kilogram,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>