Apek dan Patah-patah, Beras Rakin Dikeluhkan Warga Kemlagi

Mojokerto – Beras untuk rakyat miskin (raskin) dikeluhkan warga Desa Kemlagi RT 1, 2, 3 RW 1, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, raskin dari Bulog yang diterima berbau apek, berwarna coklat, kondisi banyak yang patah dan banyak terdapat sisa gabah.beras raskin

Salah satu warga, Rif’ah (52) mengatakan, ia penerima raskin sejak program raskin ada. “Tapi delapan kali penerimaan, berasnya jelek. Beras berbau apek, pecah, warnanya coklat dan banyak sisa gabahnya. Jika akan dikonsumsi harus diselep dengan biaya tambahan antara Rp4 ribu hingga Rp5 ribu,” Rabu (25/05/2015).

Namun jika tidak diselep maka warga harus membersihkan sendiri. Menurutnya, dalam karung isi 15 kg, ia hanya menerima 4 kg setiap Kepala Keluarga (KK). Padahal seharusnya dalam satu karung untuk satu KK, namun karena kesepakatan bersama dibagi rata untuk warga yang tidak menerima.

“Dulu 15 kg untuk satu KK tapi karena banyak warga yang protes tidak kebagian maka kesepakatan dibagi rata, setiap KK mendapat 4 kg. Setiap KK diminta uang tebusan sebesar Rp9 ribu, uang itu diminta dulu, dua hari kemudian baru diterima warga. Warga mengancam akan mengembalikan raskin jika masih menerima raskin dengan kondisi yang sama,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>